ISTIGHOTSAH KHIDMAT DI MUSHOLLA BAABUL ILMI SMP NEGERI 1 SANGATTA UTARA JELANG AASP 2025
Sangatta – Dalam suasana penuh kekhusyukan, SMP Negeri 1 Sangatta Utara menggelar kegiatan Istighotsah pada hari Jumat, 11 April 2025, bertempat di Musholla Baabul Ilmi, yang baru saja selesai direnovasi pasca musibah kebakaran beberapa waktu lalu. Renovasi yang rampung tepat waktu ini menjadikan suasana ibadah terasa lebih tenang dan sakral.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang diperuntukkan bagi siswa-siswi kelas 9 yang beragama Islam, sebagai bentuk ikhtiar spiritual menjelang pelaksanaan Asesmen Akhir Satuan Pendidikan (AASP). Seperti tahun-tahun sebelumnya, istighotsah diikuti pula oleh Bapak/Ibu guru muslim, sehingga menambah kekuatan spiritual dan kebersamaan seluruh keluarga besar sekolah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Dhuha berjamaah, dilanjutkan dengan salat hajat berjamaah, pembacaan Surah Yasin, dan dilengkapi dengan dzikir serta kalimat-kalimat toyyibah yang biasa dibaca dalam tradisi istighotsah. Semua kegiatan ini dipimpin oleh guru Pendidikan Agama Islam, Bapak Mushthofa Luthfi, yang juga turut membimbing siswa dalam pemahaman makna spiritual dari kegiatan tersebut.

Siswa putra melaksanakan salat Dhuha berjamaah di Musholla Baabul Ilmi.
Kepala SMP Negeri 1 Sangatta Utara, Ibu Yetti Arika Desiviana, dalam komentarnya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Istighotsah bukan hanya tradisi, tetapi juga bentuk pendidikan karakter dan pendekatan spiritual agar anak-anak lebih tenang, siap lahir batin menghadapi AASP. Musholla yang baru direnovasi ini menjadi simbol semangat baru bagi kita semua,” tuturnya.

Siswa putri khusyuk dalam salat hajat menjelang AASP.
Kegiatan istighotsah ditutup dengan sesi motivasi dari guru Bimbingan Konseling, Ibu Nurhidaya, yang memberikan dorongan mental dan semangat kepada siswa-siswi kelas 9 agar tetap percaya diri dan berusaha maksimal dalam menghadapi ujian akhir nanti.

Suasana haru saat siswa menengadahkan tangan memanjatkan doa bersama.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki ketenangan batin dan kekuatan spiritual dalam menapaki ujian penentu kelulusan.